Welcome To MOZAIC DUNIA . .

"Temukan sisi lain dari dunia ini , , temukan beragam keunikannya dan kau akan lebih amaze dengan dunia-mu . . ."
:)

Minggu, 10 Oktober 2010

PT SRITEX : "Pabrix Textile Terbesar di ASEAN yang digunakan di Lebih dari 26 Militer Dunia"





Pernahkah anda menduga bahwa seragam militer anggota NATO dibuat oleh anak bangsa? Ternyata, puluhan hingga ratusan ribu anggota militer di sejumlah negara, baik Eropa, Amerika, dan Asia termasuk anggota militer dalam negeri, mengenakan seragam buatan pabrik tekstil yang berlokasi di salah satu sudut kota di Kabupaten Sukoharjo.

Produk tekstil PT Sri Rejeki Isman (Sritex) ini diakui telah memenuhi standar North Atlantic Treaty Organization (NATO) sehingga dipercaya memproduksi seragam militer anggota NATO. Tidak hanya seragam, tetapi juga seragam tempur, jaket, cover all, rompi, tenda, sepatu dan lain-lain.

Perusahaan inilah yang memproduksi seragam bagi pasukan militer untuk lebih dari 26 negara di dunia. Tentunya, termasuk uniform milik tiga angkatan di TNI dan institusi Polri. Di pabrik seluas lebih dari 100 hektar tersebut, segala se suatu yang berhubungan dengan persandangan diproduksi.

Mulai dari kapas menjadi benang, benang menjadi kain, dyeing, printing dan finishing sampai pakaian jadi. Sulit untuk menahan decak kagum membayangkan perjalanan usaha yang dirintis dari nol oleh HM Lukminto.

Karena awalnya hanya bermula dari sebuah toko kain kecil bernama Sri Re djeki di Pasar Klewer tahun 1966. Tetapi sekarang telah menjadi industri tekstil terpadu kelas dunia, bahkan terbesar di Asia Tenggara.

Hingga awal 2010 ini, PT Sritex melayani pembuatan seragam militer untuk 26 negara, yakni, Indonesia, Australia, Brunei, Kamboja, Siprus, Inggris, Jerman, Kuwait, Lebanon, Nepal, Oman, Papua, Filipina, Qatar, Singapura, Somalia, Sudan, Swiss, Arab, Zimbabwe, Austria dan terakhir Timor Leste. Karena masuk pasar ekspor, harga jual produk di luar negeri pun menyesuaikan. Corporate Secretary PT Sritex, M. Taufik Adam, saat menunjuk salah satu jaket militer anti infra red yang siap dikirim ke Jerman, mengatakan satu jaket itu di jual dengan harga rata-rata US$150 atau senilai Rp 1.395.000 (1US$=Rp 9.300). ”Tapi, kalau di pasang di outlet di Solo, mungkin hanya Rp 150.000 per jaket,” ujar Taufik membandingkan. Begitu pula dengan seragam militer yang siap dikirim ke Abu Dhabi. ”Kalau seragam ini, di jual ke Abudhabi dengan harga rata-rata US$300.”

Untuk proses pengerjaan, dilakukan secara parsial atau per komponen. Misalnya, satu tenaga kerja hanya bertugas membuat pola saja, memasang kancing baju saja, membuat mata itik saja dan seterusnya. Taufik menambahkan, memproduksi seragam militer ini lebih memiliki tingkat kesulitan di banding produk garmen lainnya. Sehingga, satu kali proses perlu ada quality control. ”Pengerjaan harus lebih detail dan disesuaikan dengan desain yang diminta masing-masing negara.”

Sritex juga selalu meningkatkan efisiensi dengan selalu meng-update teknologi dan mesin-mesin terkini. Tidak hanya itu, Sritex percaya bahwa tenaga kerja adalah aset perusahaan. Kenyamanan kerja sesuai dengan kelayakan sosial dan kode etik pelaksanaan sangat diperhatikan untuk memfasilitasi sekitar 20.000 karyawannya.

Ini bukan sukses dari kerja sehari. Butuh lebih dari empat dekade untuk mencapai hal ini. Dedikasi dan komitmen baik dari managemen, staf karyawan telah memberi kontribusi tak ternilai bagi PT Sritex. Kunci utamanya loyalitas, kemampuan, keuletan dan efisiensi. Itu merupakan hal pokok untuk membangun hubungan kepercayaan

5 komentar:

  1. hebat !! terus berkarya untuk ndonesia!!

    BalasHapus
  2. sukoharjo,,, ini kotaku tercinta,,,, semoga bisa menampung lebih banyak lagi tenaga kerja, agar pengangguran terkurangi

    BalasHapus
  3. Aku kerja di pt behaestex, management nys gak karu2an. Memperkaya dirinya sendiri2

    BalasHapus
  4. ini kisah nyata saya . . . .

    perkenalkan nama saya seri wahyuni, saya berasal dari kota Bandung saya bekerja sebagai seorang karyawan di salah satu perusaan Yogyakarta.dimana saya sudah hampir kurang lebih tiga tahun lamanya saya bekerja di perusaan itu.

    Keinginan saya dan impian saya yang paling tinggi adalah ingin mempunyai usaha atau toko sendiri,namun jika hanya mengandalkan gaji yah mungkin butuh waktu yang sangat lama dimana belum biaya kontrakan dan utan yang menumpuk justru akan semakin sulit dan semakin lama impian itu tidak akan terwujud

    saya coba" buka internet dan saya lihat postingan orang yg sukses di bantu oleh seorang kyai dari sana saya coba menghubungi beliau, awalnya saya sms terus saya di suruh telpon balik disitulah awal kesuksesan saya.jika anda ingin mendapat jalan yang mudah untuk SOLUSI MUDAH, CEPAT LUNASI UTANG ANDA, DAN MASALAH EKONOMI YG LAIN, TANPA PERLU RITUAL, PUASA DLL. lewat sebuah bantuan penarikan dana ghoib oleh seorang kyai pimpinan pondok pesantren sundoko.dan akhirnya saya pun mencoba menghubungi beliyau dengan maksut yang sama untuk impian saya dan membayar hutang hutang saya.puji syukur kepada tuhan yang maha esa melalui bantuan beliau.kini sy buka usaha distro di bandung.
    Sekali lagi Saya mau mengucapkan banyak terimah kasih kepada kiyai sundoko atas bantuannya untuk mencapai impian saya sekarang ini. Untuk penjelsan lebis jelasnya silahkan
    Anda tak perlu ragu atau tertipu dan dikejar hutang lagi, Kini saya berbagi pengalaman sudah saya rasakan dan buktikan. Semoga bermanfaat. Amin.atau hub no hp 085298609998.

    BalasHapus

Bagaimana menurut anda dengan tampilan dan isi Blog saya ??